web widgets

Kamis, 25 September 2014

Artikel

Antara Teknologi, Remaja dan Bangsa

Berbicara tentang perkembangan teknologi, maka tidak akan lepas dari gadget. Seperti yang kita ketahui, tertera jelas dalam Wikipedia bahwa teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Tetapi pada saat ini pengertian teknologi hampir dilupakan oleh pemakainya. Teknologi digunakan bukan hanya untuk kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia tetapi untuk kepuasan.

Contohnya adalah teknologi yang seharusnya digunakan untuk mencari informasi, media sosialisasi dan komunikasi disalah gunakan. Para remaja menggunakan teknologi internet untuk mengunggah video-video dan foto yang bernilai pornografi dan melanggar norma. Padahal sudah kita ketahui bahwa tindakan tersebut akan merusak diri kita dan orang-orang di sekitar kita.

Senin, 01 September 2014

Lets Writting a Short Story!

The Trouble of Love

Kenalin, dia Reno. Cowo cakep, tinggi, putih, manis, keren, ah.. semuanya lah sama dia. Tapi sayang, anaknya genit abis. Gue denger-denger dia suka mainin cewe, playboy gitu deh. Alah, playboy cap teri aja belagu. Dia bandel, tapi pinter. Nah, itu lagi dihukum hormat tiang bendera karna keisengannya jailin guru, masa? gila kan. Ohiya, dia itu anak pindahan. Tapi karna kegantengan, kepintaran, kejailan dan ke ke ke ke lainnya, dia langsung tenar disemua sudut sekolah. ini beneran loh, bukan lebay :| dan jujur, gue ga suka pake banget sama tuh cowo. Mentang-mentang ganteng, seenaknya memperlakukan wanita. hih dasarrrr. Amit-amit deh punya cowo kaya gitu.
Dan ini, yang lagi disamping gue, si cewe genit. Namanya Kenny. Dia satu-satunya sahabat gue yang setia banget ada di samping gue saat senang maupun susah. Gue seneng sih punya sahabat kaya gini, tapi nyusahinnya minta ampun. Malu tau ga, kaya cabe-cabean. Ngakak sini, ngakak sana. Tapi inilah yang selalu bikin gue kangen banget kalo lagi ga ada dia.
Dan hai, gue Vina. gue sering dipanggil 'ice girl' sama orang-orang. Gue ga ngerti kenapa. Gue denger dari Kenny sih kata mereka gue anaknya cuek, gapernah senyum, ga peduli sama apa yang ada di sekitar gue. Ah, masa? tapi emang bener sih kayanya. Dan kata orang lagiiii, gue itu pinter, fckin beauty, tinggi, putih, cool. TAPI KATA ORANG LOH YA, BUKAN KATA GUE. catet.
***

Minggu, 31 Agustus 2014

impossible, my little cover


PANTUN

Karya: Rumeilya Batami

Pergi ke pasar membeli manggis
Rasanya lezat sampai ke hati
Eh, si adik manis
Bolehkah abang duduk menemani?

Teringat akan kampung halaman
Sanak saudara amat ku rindu
Bukannya sombong atau tak ingin
Namun berduaan di tempat sepi, bukanlah ciri anak melayu

Sang raja memanggil ibu ratu
Melihat putri duduk menanti pangeran
Baiklah jika harus begitu
Untuk si adik manis, apapun kan abang lakukan

Raja Ali Haji pahlawan tangguh
Pahlawan dari bumi melayu
Jika abang bersungguh - sungguh
Bertindaklah, jangan hanya merayu

PUISI

Karya: Rumeilya Batami

Kemerdekaan yang Sesungguhnya

Ku langkahkan kaki mengelilingi kota
Di setiap sudut rumah, bergelantungan bendera kebangsaan
Agustus, bulan yang penuh akan air mata
Air mata kematian, air mata kehidupan

Mengingat para pahlawan yang rela mati berkorban
Demi memepertahankan bangsa dan negara
Namun apa yang kita lakukan?
Mengorbankan kematian mereka demi kesenangan

Wahai para pemilik negara
Mari kembali kita renungkan
Seberepa besar perjuangan mereka, para pahlawan
Jangan kau buat air mata dan keringat mereka sia-sia
Dengan menukar darah mereka demi kesenangan semata
Bangkitlah.. Bangkit!
Jangan biarkan orang asing kembali menjajah
Menjajah hati dan pikiran anak bangsa

Selasa, 13 Mei 2014

NARASI

kali ini gua mau nge-post tugas gua, yaitu membuat narasi tentang salah satu pengalaman hidup gua.

semoga bermanfaat :)



PIAGAM KAGET

Pada liburan semester sebelumnya, mamaku mengajak aku pergi ke Jakarta untuk menghadiri pesta pernikahan tanteku. Mendengar kabar gembira itu, aku sangat senang karena sudah lama sekali aku tidak pergi ke Jakarta. Namun ternyata, hanya 3 hari waktuku di Jakarta. Benar-benar waktu yang sangat singkat. Aku berkunjung ke Jakarta selama 3 hari karena itu adalah satu minggu terakhir liburanku.  Aku menginap dirumah tante di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Betapa senangnya hatiku saat itu pergi ke Ibukota, Jakarta. Karena di kota itu ada orang yang spesial bagiku yang tinggal disana. Sebut saja namanya A.